CULINARY : MADAM TAN WOK BAR

7:13 PM

Sekian lama saya tidak menyambangi tempat makan satu ini. Madam Tan Wok Bar, sebuah restoran yang dekat dengan area kampus UGM ini mengedepankan menu chinese dan peranakan. Ada tiga cabang Madam Tan dan mereka memiliki konsep yang berbeda. Selain Madam Tan Wok Bar, ada juga Madam Tan Classic yang merujuk pada menu-menu masakan Indonesia. Selain itu ada Madam Tan Ristorante yang mengedepankan menu western, walau ditempat tersebut juga ada perpaduan menu peranakannya. 


Siang itu saya mengunjungi Madam Tan Wok Bar bersama seorang teman yang lagi-lagi adalah admin Tummy Teaser untuk makan siang selepas dari perpustakaan kampus. Sebenarnya makan siang saya kali itu sambil menjemput titipan bumbu-bumbu masakan Korea dari Mbak Alifa (thanks a lot Alifa udah mau direpotin! Haha).

Berhubung saya belum makan dari malam, saya memilih menu berat dan satu menu dessert. Oh ya, bagi yang belum tahu, di Madam Tan ini semua masakannya bebas dari penyedap rasa atau MSG jadi aman dikonsumsi. Konsep restorannya sendiri lebih kepada konsep dapur terbuka, jadi kita bisa melihat langsung proses memasaknya. Ruangannya sendiri nyaman untuk bersantap dan bersantai, untuk berlama-lama sambil berbincang dengan keluarga dan sahabat. 

Menu-menu di Madam Tan Wok Bar tidak jauh-jauh dari nasi dan segala macam mie misalnya bakmi, bihun dan kwetiau. Ada juga beberapa menu pasta, steak dan pastry. Untuk harga dibanderol mulai dari IDR 15.000 - IDR 60.000.

Nasi Goreng Belacan (IDR 22.500)


Belacan biasanya digunakan untuk bumbu sayur kangkung. Istilah lainnya adalah terasi, jadi terasi dan belacan itu sama hehe. Kadang kalau dirumah, ibu saya juga suka memasak nasi goreng teri atau ikan roa yang disambal dengan terasi. Di Madam Tan ini rasanya ternyata tidak jauh beda dengan buatan ibu saya. Terasi atau belacannya cukup pekat dan gurih. Enak deh. Didalamnya ada potongan-potongan ayam dan telur. Kalau mau tambah topping ada pilihan seafood, telur, ayam dan lain-lain.


Bakmi Goreng Pad Thai (IDR 22.500)

Pilihan saya adalah bakmi goreng. Tapi saya bosan dengan bakmi yang gitu-gitu saja. Akhirnya pilih Pad Thai, ikon masakan dengan bumbu-bumbu ala Thailand. 


Aslinya, Pad Thai menggunakan bahan dasar kwetiau. Bahan lainnya yang pokok adalah adanya isian tauge, kucai dan kacang. Aroma kuat dari ebi dan kecap ikan menjadi keunggulan dari menu ini. Saya belum pernah sih icip Pad Thai langsung di Thailand, tapi Pad Thai di Madam Tan ini enak banget dan bumbu yang digunakan memang kaya sekali. Porsinya juga banyak, pas untuk perut saya yang belum terisi dari semalam. 


Orange Pannacotta (IDR 18.000)

Setelah makan siang dengan yang gurih-gurih, saatnya ditutup dengan makanan manis. Pilihan saya jatuh ke Orange Pannacotta. Karena sudah tersihir duluan setelah melihatnya di buku menu. 


Penyajiannya cantik sekali. Dilapisan terbawah adalah sponge cake dan bagian atas merupakan pannacotta yang kemudian disiram dengan saus jeruk. Pannacottanya enak, manisnya juga pas. Sayangnya si saus jeruk kurang terasa jeruknya. Ukurannya memang tidak terlalu besar, tapi bagi saya ini sudah sebanding dengan rasa manisnya. Kalau besar lagi mungkin jatuhnya jadi eneg. 

Iced Mint Tea (IDR 15.000) & Orange Juice



Madam Tan adalah salah satu referensi restoran yang cocok untuk makan siang bersama keluarga dan kerabat. Tempatnya bersih, pelayanannya juga ramah dan cepat, hanya saja tempat parkirnya sangat terbatas dan lokasinya terlalu dekat dengan lampu merah sehingga kadang kita harus terjebak macet. Untuk kualitas rasa, menurut saya Madam Tan ini sudah cukup profesional karena dari pertama kali kunjungan saya kesini sampai yang ketiga kalinya selalu terpuaskan. Selamat mencoba!

Madam Tan Wok Bar

Alamat :
Jl. C. Simanjuntak No. 78 A, Yogyakarta
Jam Buka :
11.00 - 22.00
Website :

You Might Also Like

0 komentar