CULINARY : TAHU GIMBAL & PISANG PLENET SEMARANG

9:51 AM

Untuk urusan kuliner saat keluar kota, aku cenderung memilih untuk makan makanan tradisional atau makanan khas dari kota tersebut daripada harus makan di sebuah restoran. Kecuali restoran tersebut merupakan restoran legendaris yang memang sudah dikenal dikota tersebut. Bukan restoran yang cabangnya ada dimana-mana, apalagi fast food :D

Tujuan kuliner utama saat ke Semarang adalah Tahu Gimbal. Banyak penjual tahu gimbal di Semarang, tapi hanya satu yang sudah terkenal karena rasanya yang tentu saja sangat lezat. 

Tahu Gimbal Lumayan atau Tahu Gimbal Pak Man, adalah warung tahu gimbal yang paling banyak dicari masyarakat Semarang maupun wisatawan. Terletak di Jl. Plampitan dekat dengan area Pecinan. Untuk lokasinya, mungkin diluar ekspetasi awal. Warung makan ini bukanlah warung makan yang besar. Warung Pak Man hanya cukup untuk 10 orang. Jadi untuk rombongan seperti kami, bisa makan di dalam mobil. 


Apa yang membuatnya istimewa dibanding tahu gimbal lainnya? Tahu gimbal Pak Man memiliki cita rasa bumbu kacang yang spesial karena penggunaan petis didalamnya. Kemudian ia juga menggunakan udang tenger (udang hitam) ukuran besar. Porsinya juga besar dengan harga sangat terjangkau, hanya 15k saja untuk satu porsi tahu gimbal.


Tumpukan udang tenger


Makan disini butuh kesabaran ekstra. Karena si penjual menghidangkannya satu persatu, jadi lumayan lama untuk menunggu. Kemarin sekitar satu jam kami menunggu hingga akhirnya makanan kami datang dan habis hanya dalam sekejap, hahaha :D

Tapi sayang sekali kalau ke Semarang tidak mampir ke warung ini. Kalau kalian nyasar, silahkan tanya dengan penduduk Semarang, karena mereka sangatlah ramah seperti orang Jogja :) Warung tahu gimbal Pak Man buka dari pukul 11.00 dan biasanya pukul 15.00 tahu gimbal ini sudah habis terjual. Jadi jangan terlalu sore ya jika kesini.


Semarang juga memiliki jajanan (street food) disamping lumpia yang sudah sangat terkenal itu, yakni pisang plenet. Apa itu pisang plenet?

Pisang plenet adalah pisang kepok kecil yang dipipihkan dengan cara di 'plenet' dalam bahasa jawa atau ditekan. Kemudian pisang di bakar hingga kecoklatan dan diberi topping pilihan. Biasanya dengan gula jawa, misis atau selai nanas. 

Salah satu penjual pisang plenet ada di Jl. Pemuda, depan Pasaraya Sri Ratu. Satu porsi pisang plenet perisi 2 buah pisang yang ditangkupkan dengan harga 4k saja. 


Pilihan topping : selai nanas, gula meran dan misis coklat

Pisang plenet in the making


Sayangnya saat libur natal kemarin banyak warung-warung makan di kawasan Pecinan yang sedang tutup. Padahal disana juga banyak kuliner yang wajib untuk di coba. Mungkin lain kali :) Sekian dulu cerita kuliner kali ini, kita lanjut lagi lain waktu.

You Might Also Like

0 komentar