TUTORIAL EDITING FOTO FLAT LAY MAKANAN (PART 1)

9:13 PM

Hello guys! Postingan kali ini bakalan agak berbeda karena aku akan sharing sedikit mengenai editing foto makanan, terutama yang menggunakan kamera handphone. Karena ketika awal aku nge-blog aku juga menggunakan handphone untuk dokumentasi. Dan akhir-akhir ini aku lagi rajin banget foto makanan pakai kamera handphone lagi dan kebanyakan cara mengambil fotonya dengan cara flat lay, karena aku rasa lebih mudah dan sudah mencakup semua objek yang ada. Banyak juga yang menanyakan aplikasi editing dan kamera apa yang aku gunakan.


Sebelumnya, aku mau menjelaskan kalau aku sendiri bukanlah orang yang expert di dunia fotografi. Aku cuma paham sedikit banget, dan biasanya lebih banyak pakai 'perasaan' (dasar wanitaaaaa) sih untuk menilai foto ini sudah bagus atau belum. Tapi bagi aku lama kelamaan kita juga bakal punya kebiasaan tersendiri dalam soal fotografi (untuk kamera handphone) dan juga editing, sehingga akan memunculkan selera tema atau keunikan sesuai preference masing-masing. Yang penting jangan malas-malas untuk belajar ya! Banyak banget tutorial yang bisa kalian baca di google mengenai flat lay photography, editing photo dan sebagainya. Kalau favorit aku selama ini, aku banyak belajar dari BuzzFeed atau Pinterest karena banyak ide-ide bagus juga di sana.

Kembali ke topik... Sepertinya aku akan mengurutkan terlebih dulu sesuai dengan pertanyaan umum yang biasa aku dapatkan, supaya aku juga lebih mudah menjelaskannya hehe. Nggak apa-apa ya!

PAKAI KAMERA APA?

Well.. banyak yang mengira aku pakai iPhone LOL. Aku pakai kamera dari smartphone Samsung Note 4. Jadul banget kan? Tapi emang nggak bisa dipungkiri, kamera smartphone Samsung itu ciamik sekali. Ada keinginan buat ganti sih, tapi tetap Samsung. Nggak mau yang lain hahaha... Rejekinya masih disimpan oleh Tuhan YME (jodoh kali).

BAGAIMANA CARANYA MENATA OBJEK SUPAYA FOTO TERLIHAT MENARIK?

Sebenarnya aku juga tidak punya teknik dasar khusus dalam menata objek foto (makanan) untuk flat lay. Tapi menurutku komposisi yang seimbang itu perlu diperhatikan (walau kadang aku ngawur juga sih). Misalnya kita menggabungkan objek yang memiliki volume lebih besar dengan objek yang kecil. Untuk menatanya bisa dengan menyebar objek tersebut dengan jarak tertentu, menata objek besar di sebelah objek kecil dan sebagainya. Mengikuti selera kalian saja.

 
Foto kiri dengan penggabungan objek besar dan kecil. 
Foto kanan (maaf tidak memakai handphone) ukuran objeknya sama.
Lebih menarik dan tertata yang sebelah kiri kan?



HAL PENTING YANG HARUS DIPERHATIKAN KETIKA FOTO FLAT LAY APA SIH KAK?

Selain penataan objek, background juga adalah komponen penting dalam fotografi makanan. Kalau foto makanan di restoran mungkin kita mengikuti saja meja yang ada di sana. Kalau foto di rumah kalian bisa menggunakan alas foto. Warna alas foto lebih baik menggunakan warna yang lebih soft dibandingkan warna objeknya. Karena tujuan kita untuk menonjolkan objek, bukan backgroundnya. Paling aman sih menggunakan warna putih, hitam juga oke. Atau jika ingin yang bertekstur bisa pilih dengan warna-warna kayu dan marmer. Kalau background punya warna lebih gelap, usahakan objeknya memiliki unsur warna soft.

Penggunaan background meja kayu dengan objek alas makanan 
berwarna putih memunculkan kesan kontras.

Penggunaan background warna putih dengan objek yang memiliki 
warna lebih gelap, akan menonjolkan objek tersebut pada foto kita.




Warna background dan mangkok yang sama-sama putih membuat foto ini terlihat 'kalem'
sehingga butuh objek dengan warna yang lebih menonjol.


Pencahayaan juga sangat membantu kita untuk mendapatkan hasil foto yang baik. Paling baik adalah memanfaatkan daylighting. Berdasarkan ilmu-ilmu yang aku dapatkan dari workshop fotografi, posisi mengambil gambar yang tepat adalah membelakangi arah datangnya cahaya matahari. Karena hasil foto tersebut akan memiliki kesan dramatis. Tapi, terkadang aku suka spontan saja ketika mengambil gambar dan melupakan teknik tersebut LOL. Selain itu kita juga memanfaatkan cahaya yang datang dari samping, atas maupun depan.

Ketinggian kita dalam mengambil objek bisa lebih dikira-kira sih (lagi-lagi pakai perasaan LOL), tergantung jumlah objek yang ada juga. Aku sendiri tidak punya selera yang pasti dalam hal ini. Kadang aku ingin foto yang menghasilkan objek terlihat keseluruhan, berarti aku harus mengambil gambar dengan jarak yang lebih tinggi. Kadang aku ingin hasil foto terlihat penuh dan ada beberapa bagian yang terpotong, artinya aku lebih menyempitkan jarak pengambilan gambar. Sekali lagi kembali ke selera masing-masing. 

Foto kiri (maaf tidak pakai handphone) flat lay dengan objek terlihat keseluruhan. 
Foto kanan flat lay dengan objek terpotong sebagian.

Itulah hasil sharing kali ini mengenai foto makanan dengan teknik flat lay untuk bagian pertama. Postingan ini akan aku bagi dua karena kalau jadi satu postingan sepertinya bakal terlalu banyak tulisan dan rasanya membosankan hahaha... Untuk cara edit foto akan aku bahas di postingan selanjutnya. Sekali lagi, ini adalah berdasarkan opini dari pengalaman-pengalaman dan percobaan yang aku lakukan. Semoga membantu dan bermanfaat!

You Might Also Like

2 komentar

  1. Wkwkwkwkwk xD jadi ngakak sendiri kalau udah pingin menghasilkan foto flat lay. Flat lay itu baguss menurutku, jadi ter expose semuanya. Tapiiiii kalau mau flat lay, berarti kita 'kelihatan' banget kalo lagi motoin makanan xD kadang aku sampe naik kursi tuh. Malu dilihatin orang, tapi bodo ah, yg penting hasil fotonya bagus xD

    Anyway, thanks for sharing kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa emang susahnya disitu sih apalagi kalo mau kelihatan semua objeknya. liat sikon, kalo rame aku pun ga berani sampai naik kursi hahaha... sama-sama ^^

      Delete